Postingan

Gambar
Paribasa sunda Ngeduk cikur kedah mihatur nyokel jahe kedah micarek  (Trust ngak boleh korupsi, maling, nilep, dlsb… kalo mo ngambil sesuatu harus seijin yg punya). Sacangreud pageuh sagolek pangkek  (Commitment, menepati janji & consitent). Ulah lunca linci luncat mulang udar tina tali gadang, omat ulah lali tina purwadaksina  (integrity harus mengikuti etika yang ada) Nyaur kudu diukur nyabda kudu di unggang  (communication skill, berbicara harus tepat, jelas, bermakna.. tidak asbun). Kudu hade gogod hade tagog  (Appearance harus dijaga agar punya performance yg okeh dan harus consitent dengan perilakunya –> John Robert Power melakukan training ini mereka punya Personality Training, dlsb). Kudu silih asih, silih asah jeung silih asu h (harus saling mencintai, memberi nasihat dan mengayomi). Pondok jodo panjang baray a (siapapun walopun jodo kita tetap persaudaraan harus tetap dijaga) Ulah ngaliarkeun taleus ateul  (jangan menyebarka...

PENDIDIKAN KARAKTER

Mengapa perlu pendidikan karakter? Ada beberapa penamaan nomenklatur untuk merujuk kepada kajian pembentukan karakter peserta didik, tergantung kepada aspek penekanannya. Di antaranya yang umum dikenal ialah: Pendidikan Moral, Pendidikan Nilai, Pendidikan Relijius, Pendidikan Budi Pekerti, dan Pendidikan Karakter itu sendiri. Masing-masing penamaan kadang-kadang digunakan secara saling bertukaran (inter-exchanging), misal pendidikan karakter juga merupakan pendidikan nilai atau pendidikan relijius itu sendiri (Kirschenbaum, 2000). Sepanjang sejarahnya, di seluruh dunia ini, pendidikan pada hakekatnya memiliki dua tujuan, yaitu membantu manusia untuk menjadi cerdas dan pintar (smart), dan membantu mereka menjadi manusia yang baik (good). Menjadikan manusia cerdas dan pintar, boleh jadi mudah melakukannya, tetapi menjadikan manusia agar menjadi orang yang baik dan bijak, tampaknya jauh lebih sulit atau bahkan sangat sulit. Dengan demikian, sangat wajar apabila dikat...

surat jual beli

SURAT KETERANGAN JUAL BELI Yang bertanda tangan dibawah ini, saya : Nama                : ....................................................... Umur                : ....................................................... Pekerjaan         : ...................................................... Alamat             : ....................................................... Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (Penjual). Nama                : Umur                : Pekerjaan          : Honorer Alamat       ...